in ,

Andre Onana dan Erik ten Hag Bela Alejandro Garnacho atas Postingan Media Sosial

Andre-Onana-dan-Erik-ten-Hag-Bela-Alejandro-Garnacho-atas-Postingan-Media-Sosial

Andre Onana dan Erik ten Hag telah berperan aktif dalam membela Alejandro Garnacho setelah Football Association membuka investigasi terhadap sebuah post media sosial dari winger Manchester United ini. Pesan dalam postingan media sosial tersebut telah mengundang komentar luas dan membutuhkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.

Kontroversi Postingan Media Sosial Alejandro Garnacho

Garnacho memposting gambar Onana yang sedang merayakan penyelamatan penaltinya melawan Kobenhavn dengan caption dua emoji gorila. Meskipun ia akhirnya menghapus postingan tersebut, FA mengambil tindakan dengan membuka investigasi dan menghubungi Garnacho.

Namun, Onana sendiri menggunakan media sosial untuk menanggapi klaim bahwa Garnacho, yang berusia 19 tahun, bermaksud rasis. “Orang tidak dapat memilih apa yang harus saya tersinggung,” tulis Onana di Instagram. “Saya tahu persis apa yang dimaksud [Garnacho]: kekuatan dan kekuatan. Masalah ini seharusnya tidak perlu diulas lebih lanjut.”

Sikap Erik ten Hag Mengenai Investigasi

Erik ten Hag, saat ditanya tentang investigasi ini dalam konferensi pers Jumat, menekankan bahwa niat Garnacho jelas tidak bermasalah. Ia tidak memiliki informasi terbaru untuk ditawarkan, tetapi meyakinkan bahwa mereka bekerja sama dengan FA.

“Kami sedang berbicara dengan FA, apa yang Anda lihat, saya dapat mengkonfirmasi itu dan saya ingin menekankan bahwa kami bersama, kami bersatu, Anda melihat itu dengan postingan Andre,” katanya.

Kasus Sebelumnya dan Implikasinya bagi Manchester United

Pada tahun 2020, United melihat striker mereka Edinson Cavani menerima larangan tiga pertandingan karena postingan media sosial yang berisi istilah Spanyol “negrito”, yang secara harfiah berarti “anak hitam kecil” tetapi digunakan dalam konteks budaya tertentu sebagai sebutan sayang.

Secara mirip, Garnacho bisa mendapatkan hukuman serupa jika ia ditemukan melanggar aturan tentang postingan media sosial, yang tentunya akan menjadi pukulan bagi ten Hag yang berusaha membangkitkan kembali lini depan tim.

Ten Hag sendiri masih kehilangan Jadon Sancho setelah internasional Inggris itu menggunakan media sosial untuk mempertanyakan perlakuan manajernya, dengan kepergian Sancho di bulan Januari kini menjadi kemungkinan.

baca juga : Analisis Mendalam: Peluang Man United Masuk Babak 16 Besar Liga Champions.

Akhir Kata Kontroversi Garnacho dan Andre Onana

Kontroversi ini menjadi peringatan kuat bagi pemain tentang bagaimana kegiatan seluler mereka di media sosial dapat berdampak pada karir mereka di lapangan. Seiring berjalannya waktu, penjelasan konsekuensi hukuman akan terungkap, dan manajer serta pemain lainnya harus berhati-hati dengan postingan mereka di media sosial. Masalah ini juga menunjukkan perlunya lebih banyak diskusi dan pemahaman tentang apa yang dianggap ofensif dan bagaimana mencegah hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Jude-Bellingham-Berbicara-Tentang-Pesona-Cristiano-Ronaldo-dalam-El-Clasico

    Jude Bellingham Berbicara Tentang Pesona Cristiano Ronaldo dalam El Clasico

    Barcelona-Tanpa-Pedri-di-El-Clasico-Skuad-Mana-yang-Akan-Digunakan

    Barcelona Tanpa Pedri di El Clasico: Skuad Mana yang Akan Digunakan?