in ,

10 Bukti Gabriel Martinelli Merupakan Sayap Muda Paling Efisien

Gabriel Martinelli
Gabriel Martinelli

Performa Arsenal yang semakin membaik turut berdampak pada para punggawa yang ikut serta menopang kegemilangan klub musim ini.

Diantara banyaknya kemajuan yang dialami Meriam London. Lini serang merupakan sektor yang paling berjasa dalam mengangat Marwah Arsenal sebagai bagian dari BIG SIX liga Inggris.

Dan untuk itu, kali ini kami akan membahas salah satu pilar penyerangan The Gunners yang mampu memberi perbedaan hingga membuat permainan jadi lebih Efisien.

1. Martinelli vs Liverpool : Running From Behind

Menghadapi salah satu penantang terkuat Liga Inggris, aksi Martinelli yang mampu membobol gawang Allison saat laga baru berjalan satu menit. Menegaskan bahwa Status Arsenal saat ini, lebih dominan dalam perebutan gelar Domestik dibanding Liverpool.

Melihat Gol Kilat tersebut, Jurgen Klopp tak segan mengklaim bahwa Martinelli merupakan salah satu talenta terbaik abad ini.

“Ngomong-ngomong soal Martinelli, semua orang harus mengingat namanya karena dia pemain yang luar biasa,”Martinelli adalah talenta abad ini, dia striker yang luar biasa, jadi sangat sulit tiap kali harus menghadapinya,”

Jurgen Klop, pelatih Liverpool

2. Martinelli vs Nottingham Forest : Running Header

Memanfaatkan kecepatannya, Martinelli yang berlari bebas tanpa pengawalan sukses menusuk jantung pertahanan Nottingham hingga mampu mengkonversi umpan manis Bukayo Saka menjadi gol yang sangat indah.

3. Martinelli vs Leicester : Long Shoot 

Terkenal hanya mengandalkan kecepatan. Nyatanya, dengan langkah cepat miliknya, Gabriel Martinelli mampu melancarkan beragam ancaman. Hingga menghadirkan sebuah ke-ambiguan bagi para penjaga posko pertahanan.

Seperti yang ia lakukan saat mencetak gol ke gawang Leicester. Tak ada yang menduga jika Martinelli akan melakukan tembakan dari luar kotak penalti.

4. Martinelli vs Aston Villa : Good Position 

Tekun menghuni area yang diinstruksikan untuknya. Hingga, jika telah tiba waktuny Gol matang yang ter-organisir akan tercipta dari ke-ulteannya tersebut.

Seperti saat menaklukkan Monster seperti Emiliano Martinez, Gol terencana yang Martinelli Cetak itu, ternyata sudah ia kisi-kisikan terlebih dahulu untuk Emi, sahabat karib nya saat masih membela Arsenal dulu.

“Dia teman saya yang sangat baik. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan mencetak gol dan saya melakukannya. Saya sangat senang dengan gol dan kinerja tim,”

Emiliano Martinez

5. Martinelli vs Newcastle United :  First Touch Mematikan

Berkat kecepatan yang mengagumkan. Sentuhan pertama Martinelli terhadap Bola juga sangat menakutkan. Seperti saat menjebol gawang Newcastle, Martinelli memadukan dua kelebihan tersebut, hingga membuat dirinya sulit untuk ditaklukkan.

6. Martinelli vs Chelsea : Amazing Solo Run

Seperti yang sudah dunia ketahui bersama. Kelebihan paling menonjol Martinelli adalah kecepatannya yang sangat merepotkan. Namun, mampu membuat pemain sekaliber Kante sampai melakukan Blunder menandakan bahwa ancaman dari winger asal Brasil tersebut berada di level yang berbeda.

Melihat Juniornya dipermalukan, Joe Cole legenda Chelsea sampai ikutan terpesona dan menyatakan bahwa Martinelli adalah gabungan dari Luis Suarez dan Alexis Sanches.

Martinelli adalah pesepakbola yang luar biasa. Aku mencintainya sejak saat aku menatapnya, dia mengingatkan saya pada Alexis Sanchez dan Luiz Suarez. Dia luar biasa dengan bola di kakinya, dia punya teknik yang hebat dan dia mempengaruhi permainan.

“dan Ketika mendapatkan bola, tidak ada pemikiran untuk mundur, dia hanya terus melaju ke depan. Dia sangat ulet.”

Joe Cole, Legenda Chelsea

7. Martinelli vs West Ham ; Body Language seorang Veteran

Berkat Kegesitan yang kerap membawanya ke situasi one by one menghadapi seorang Kiper nyatanya kualitas penyelesaian akhir Martinelli muda sudah setingkat dengan para Veteran sepakbola. Bahasa tubuh yang ia pancarkan sebelum mengeksekusi bola dengan tenang mampu memperdaya penjaga gawang dengan mudah.

Di sisi lain, Arteta justru tak kaget dengan Kualitas anak asuhnya tersebu. Sebab ia melihat langsung latihan keras yang selama ini dilakukan Martinelli.

“Ia selalu berlatih dengan keras, selalu memiliki semangat untuk memberi performa lebih dari yang diharapkan dan berani untuk mengambil risiko, itu adalah aspek yang membuat saya senang dengan keberadaannya.”

Arteta

8. Martinelli vs Standard Liege : Ketenangan menghanyutkan

Untuk seorang pemain yang masih berusia sangat muda proses yang Martinelli lakukan kala menjebol gawang lawannya kali ini menggambarkan begitu hebat bakatnya dalam olahraga ini. Di situasi yang sangat runyam, Martinelli mampu mengontrol bola dengan tenang hingga merobek jala Standard Liege.

9. Martinelli vs Leeds United : mampu melihat celah

Kelebihan dari seorang yang miliki ritme langkah yang cepat. Martinelli juga mampu berfikir cepat memaksimalkan momentum yang ada di hadapannya. Seperti saat menjebol jala Leeds United, Martinelli tak berkompromi sedikitpun agar timnya memetik hasil maximal.

10. Martinelli vs Leeds United : body Strength

Akselerasi Martinelli ditopang oleh kokohnya keseimbangan tubuh. Hingga dengan itu, mengacaukan alur serangan yang sedang ia bangun merupakan suatu yang sulit untuk ditangani para defender lawan.

Disisi lain, Granit Xhaka selaku rekan yang rajin memyuplai bola untuk Martinelli, mengaku senang akan dampak yang diberi juniornya tersebut.

Xhaka mengatakan :

“Gabriel salah satu pemain terbaik karena dia berlari setidaknya 100 mil per jam. Dia selalu mendorong dirinya sejauh yang dia bisa dan punya semua tim yang semua orang membantunya,”

Granit Xhaka

===

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Lionel Messi Crying

    7 Momen Tangisan Messi yang Membuat Dunia Terharu

    Terungkap Penyebab Dibalik Permintaan Maaf Messi Sebenarnya