in , ,

10 Perubahan Permainan Timnas Indonesia Di Bawah Shin Tae Yong

10 Perubahan Permainan Timnas Di Bawah Shin Tae Yong
10 Perubahan Permainan Timnas Di Bawah Shin Tae Yong

Setelah sebelumnya Indonesia sukses menang 3-2 melawan Curacao. Indonesia kembali berhasil mengalahkan curacao dengan skor 2-1 di pertemuan kedua fifa matchday. Sebuah hal yang semakin menegaskan bila kini Timnas Indonesia telah naik 1 level sejak diasuh oleh Shin Tae Yong.

Bukan hanya soal hasil, melainkan cara bermain Timnas Indonesia yang sekarang benar benar sedikit banyak sudah menerapkan gaya sepakbola modern. Dan untuk itu GLNEWS akan coba merangkum 10 perubahan nyata permainan timnas indonesia dibawah Shin Tae Yong.

10 Perubahan Permainan Timnas Di Bawah Shin Tae-Yong

1. Organisasi Permainan

Di era sebelumnya, tentu saja kita kerap melihat Timnas Indonesia bermain dengan grasak grusuk dan tak tentu arah. Pokoknya asal longball kemudian lari lalu saat diserang kerap terjadi miss komunikasi.

Nah semua itu sedikit demi sedikit coba diubah oleh Shin Tae Yong dengan bermain sesuai kapasitas pemain Indonesia. Dimana kini kita bisa melihat jarak antar pemain tidak terlalu jauh sehingga memungkinkan pemain indonesia untuk memainkan skema dengan rapi.

2. Counter Pressing

Ini adalah salah satu senjata andalan Timnas Indonesia yang berhasil dimodifikasi oleh Shin Tae Yong. Yap kita semua sadar bila individual taktik pemain indonesia masih kalah bila dibanding negara-negara kuat di asia. Namun satu kelebihan pemain Indonesia adalah kecepatan dan itu berhasil dimaksimalkan oleh Shin Tae Yong.

Terbukti dengan permainan counter pressing, Indonesia mampu mengalahkan tim-tim yang diatas kertas levelnya lebih tinggi macam Kuwait, dan Curacao.

3. Intensitas Tinggi

Transisi adalah hal yang saat ini dikuasai betul oleh Indonesia. Meski kadang masih sering error, namun melakukan transisi dari bertahan ke menyerang begitu pula sebaliknya dengan intensitas tinggi perlahan lahan sudah menjadi makanan sehari-hari.

Yap Shin Tae Yong yang sadar jika sebenarnya pemain Indonesia ini sangat berbakat namun banyak yang masih minim pemahaman taktik coba sedikit demi sedikit memberikan pelajaran terkait bagaimana cara bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit. Dan hasilnya boom Indonesia lolos ke piala asia baik senior maupun junior.

4. Fighting Spirit

Tak bisa dipungkiri, kalau soal semangat pemain Indonesia memang luar biasa. Namun kadang sering ngasal sehingga tidak terkontrol. Nah sejak Shin Tae Yong masuk, Ia mencoba mengajarkan bagaimana fighting spirit yang sebenarnya namun tetap harus dalam koridor taktik sehingga dengan begitu, lawan akan kesulitan dalam mengembangkan permainannya.

5. Stamina

Penyakit pemain Indonesia yang sudah menjadi rahasia umum adalah soal stamina. Yap kita tentu sering melihat di era sebelumnya bila di babak pertama permainan timnas full power namun di babak kedua loyo.

Namun sekarang, kita bisa melihat sendiri bagaimana pemain timnas mampu bermain dengan tempo tinggi selama 90 menit. Hal itu tak terlepas dari kedisiplinan Shin Tae Yong dalam mengatur pemain baik soal makanan, gizi, dan tentu saja latihan super keras khas negeri ginseng.

6. Mentalitas

Evan dimas pernah dalam acara pelepasan sebelum berangkat ke kualifikasi piala asia 2023, bila salah satu masalah pemain Indonesia adalah mental. Dimana mereka kerap merasa minder bila bertemu tim kuat atau lawan yang punya postur besar.

Namun, kini kita bisa lihat, mau lawan siapapun dan sebesar apapun pokoknya sikat. Hasilnya terbukti saat timnas mampu mengimbangi fisik pemain pemain dari timur tengah atau timnas Curacao yang baru saja mereka kalahkan. Selain itu, kini pemain timnas lebih bisa tenang dan gak panikan terutama dalam situasi tertekan.

7. Disiplin Antar Lini

Kalau ini jelas kaitannya dengan taktik dimana setiap pemain harus bisa memahami peran yang ia mainkan di pos nya masing masing. Meski Shin Tae Yong kadang juga memainkan sepakbola pragmatis, namun positioning pemain ini gak ngasal sehingga pola dan tempo permainan tetap terjaga.

8. Tiki Taka

Meski kadang indonesia dibawah shin tae yong kerap bermain dengan sistem counter pressing, namun acapkali kita melihat timnas bermain kombinasi terutama saat berada di sepertiga area pertahanan lawan. Dan gol-gol ketika melawan curacao bisa dibilang adalah bukti nyata dari itu semua

9. Fleksibilitas Taktik

Tentu saja kita semua tahu bila Shin Tae Yong adalah pelatih yang tidak terpaku oleh satu formasi saja. Dimana Ia lebih menilai taktik sesuai lawan yang dihadapi. Yaaaa, walaupun gonta-ganti formasi, paling tidak formasi yang diterapkan Shin Tae Yong ini sebagian besar sangatlah tepat. Pelatih ini memang cerdas sekali dalam mengukur kekuatan lawan sehingga bisa mempertimbangkan mana formasi yang cocok dipakai.

Yap Shin Tae-Yong memang pelatih yang rumit. Terlebih apa yang Ia katakan di media, belum tentu Ia terapkan di lapangan. Ya Memang seperti itulah pelatih kelas Piala Dunia dan Indonesia beruntung mendapatkannya.

10. Efektivitas Permainan

Bersama Shin Tae Yong, Indonesia bisa dibilang seperti punya moto sedikit peluang tak apa asal dari sedikit peluang itu bisa menjadi gol. Dan itu terbukti. Contoh saat melawan kuwait, dimana Indonesia selalu digempur habis habisan namu sesekali menyerang, tim garuda bisa mendapat 2 gol.

Atau saat melawan Curacao, kita memang kalah dari segi intensitas serangan, namun sekali lagi efektivitas itu mampu diterapkan dengan baik sehingga di leg pertama Indonesia menang 3-2 dan leg kedua menang 2-1.

Yap Shin Tae-Yong memang pelatih hebat. Ia punya visi yang bagus buat memajukan Timnas Indonesia. Mudah-mudahan nasibnya tidak selesai karena sebuah kepentingan tertentu bapak-bapak pengurus yang terhormat. Karena kita semua tahu, PSSI hobi banget memecat pelatih hanya karena gagal meraih trofi wabil khusus trofi yang katanya paling bergengsi seantero jagat dan bikin penasaran yakni AFF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    lionel-messi-psg

    Pendapat Para Legenda Ketika Pertama Kali Melihat Lionel Messi

    Lionel Messi Argentina

    Meski Jadi Public Enemy Santiago Bernabeu: Mengapa Para Legenda Real Madrid Mengagumi Lionel Messi?